LogikaIndonesia.Com – Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Palembang berlangsung khidmat dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Palembang ke-1343 Rabu (17.6). Momentum bersejarah ini dihadiri Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jayo Wikramo RM Fauwaz Diradja SH MKn, Walikota Palembang Ratu Dewa, serta Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru.
Doa dan Harapan dari Sultan SMB IV
Sultan SMB IV menyampaikan ucapan selamat atas usia panjang Palembang sebagai kota tertua di Indonesia. Ia berharap Palembang terus menjadi kota penuh barokah dan kerahmatan, serta memberikan kesejahteraan bagi warganya.
“Palembang yang saya lihat beberapa tahun terakhir semakin nampak karakteristik dan kecantikannya,” ujarnya, sembari berterima kasih kepada pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan yang telah bersinergi membangun kota.
Walikota Ratu Dewa: Palembang Bukan Sekadar Angka
Walikota Ratu Dewa menegaskan bahwa usia 1.343 tahun bukan sekadar statistik, melainkan jejak perjuangan generasi demi generasi di Bumi Sriwijaya.
“Kota ini tidak berdiri karena kekuatan satu orang, melainkan karena kita melangkah bersama,” katanya.Dalam 1,5 tahun terakhir, Palembang mencatat capaian penting:Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masuk kategori tinggi, mencapai 83,27%.Pertumbuhan ekonomi Triwulan I 2026 melonjak ke 5,91%, melampaui rata-rata provinsi dan nasional.Dana pusat Rp424 miliar digelontorkan untuk mitigasi banjir.Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berhasil dipertahankan.Proyek strategis nasional PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik) mulai dieksekusi.
Selain itu, pembangunan infrastruktur terus berjalan, termasuk revitalisasi Benteng Kuto Besak, perbaikan jalan, dan ikon baru Tugu Air Mancur di Bundaran Masjid Agung. Semua kebijakan daerah diikat dengan agenda nasional ASTA CITA melalui lima program unggulan: Palembang Cerdas, Palembang Peduli, Palembang Sehat, Palembang Gercep, dan Palembang Belagak. Program ini menyentuh kaum marginal, disabilitas, lansia, hingga pekerja harian.
Apresiasi dari Gubernur Sumsel
Gubernur Herman Deru memberikan standing applause atas capaian Palembang. Ia menegaskan bahwa Palembang adalah wajah sekaligus barometer utama Sumatera Selatan.
“Capaian luar biasa ini adalah akumulasi dari sektor sosial, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang berjalan beriringan,” ujarnya.
Garis Awal untuk Berlari Lebih Cepat
Hari jadi ke-1343 bukanlah garis akhir, melainkan garis awal untuk berlari lebih cepat demi kesejahteraan rakyat. Palembang meneguhkan diri sebagai kota bersejarah yang terus bertransformasi menjadi pusat peradaban, ekonomi, dan budaya di Sumatera Selatan.







