HKTI Sebagai Rumah Besar Petani
LogikaIndonesia.Com – DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk menjadi rumah besar bagi para petani. Ketua DPD HKTI Sumsel, Dr. H. Budiarto Marsul, SE, MSi, menyampaikan hal tersebut usai rapat kerja yang digelar di Hotel Azza Palembang Sabtu (9/5/2026).
Budiarto menekankan bahwa HKTI bukan sekadar organisasi administratif, melainkan wadah nyata yang menghadirkan solusi atas persoalan petani. “HKTI harus benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh petani,” tegasnya.
Forum Konsolidasi dan Masukan Pakar
Rapat kerja ini dihadiri tokoh-tokoh penting, di antaranya Komjen Pol (Purn) H. Susno Duadji sebagai Ketua Dewan Penasehat, Dr. H. Abdul Sobur, SH, MM, Prof. Dr. Umar Harun, dan Prof. Dr. M. Yamin. Kehadiran mereka memperkuat forum konsolidasi yang menghimpun berbagai masukan dari pakar pertanian, tokoh senior, serta pengurus harian HKTI Sumsel.
Masukan tersebut dirumuskan menjadi program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang. Budiarto menilai, langkah ini penting agar HKTI memiliki arah jelas dalam memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat tani.
Menjawab Persoalan Petani
Dalam paparannya, Budiarto menyoroti berbagai persoalan yang masih membelit petani, mulai dari keterbatasan modal usaha, perlindungan hukum, hingga distribusi hasil pertanian. HKTI, menurutnya, harus menjadi jembatan antara petani dan pemerintah.
“HKTI harus menjadi tempat berkumpul, berdiskusi, dan mencari solusi. Kita ingin organisasi ini menjadi penghubung sehingga persoalan di lapangan bisa diperjuangkan bersama,” ujarnya.
Fokus Pembinaan dan Advokasi
Ke depan, HKTI Sumsel akan fokus membina kelompok tani dan gabungan kelompok tani agar semakin kuat dan mandiri. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus menciptakan keadilan di sektor pertanian.
Selain itu, HKTI berkomitmen memperjuangkan akses pembiayaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta advokasi kebijakan pertanian yang berpihak kepada masyarakat tani. “Masih banyak persoalan petani yang harus diperjuangkan, baik soal permodalan maupun perlindungan hukum,” ungkap Budiarto.
Optimisme Pertanian Sumsel
Dengan potensi pertanian yang besar, HKTI Sumsel optimistis kesejahteraan petani dapat terus meningkat apabila didukung program yang tepat serta sinergi kuat antara petani, organisasi, dan pemerintah. Rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah strategis mendukung kemajuan sektor pertanian di Sumatera Selatan.







