LogikaIndoesia.Com – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. Herman Deru, SH, MM, menyambut baik lahirnya Komunitas Doktor Sumatera Selatan (KDSS) yang diharapkan menjadi lembaga pemikir (think tank) untuk memberikan masukan dan kritik konstruktif kepada pemerintah kabupaten, kota, maupun provinsi. Dalam audiensi perdana bersama pengurus KDSS, Rabu (10/6) malam, Herman Deru menegaskan bahwa komunitas ini memiliki potensi besar untuk berkembang, bahkan hingga tingkat nasional.“Karena komunitas doktor ini ide baru, dan di Indonesia belum ada. Lebih baik bentuknya DPP (Dewan Pimpinan Pusat), meskipun untuk sementara wilayah kerja dan fokusnya di Sumsel. Seperti DPP Forpess (Forum Pondok Pesantren Sumatera Selatan),” ujar Deru saat menerima silaturahmi pengurus KDSS di kediamannya. Pada kesempatan itu, ia juga dikukuhkan sebagai Pembina KDSS.
Struktur dan Keanggotaan KDSS
Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Dr. HM Albahori M.I.Kom, Dewan Pakar Dr. Ir. Ibnu Aziz MT Ars, serta Ketua Harian Dr. Hadi Prayogo M.I.Kom. Saat ini KDSS telah menghimpun sekitar 80 doktor, tujuh dewan pakar, dan tiga dewan pembina yang terdiri dari kepala daerah bergelar doktor, yakni Herman Deru, Bupati Banyuasin Dr. Askolani Jasi SH MH, dan Bupati Empatlawang Dr. Joncik Muhammad SH MH MM.Selain kepengurusan di tingkat provinsi, KDSS juga telah membentuk cabang di sejumlah daerah seperti Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, Kota Lubuklinggau, Kabupaten OKU, dan Kabupaten Muba. Ke depan, cabang KDSS diproyeksikan hadir di 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.
Tujuan dan Peran KDSS
Menurut Albahori, KDSS bukan hanya wadah silaturahmi para doktor, tetapi juga platform pertukaran ide, publikasi ilmiah, serta kerja sama antar doktor. Organisasi ini akan memberikan advokasi, perlindungan kepentingan profesional, etika, dan kesejahteraan anggotanya. Lebih jauh, KDSS berkomitmen untuk berkontribusi dalam pemikiran kebijakan daerah dengan memadukan potensi doktor guna memberikan solusi strategis.“Organisasi ini tidak berpolitik praktis,” tegas Albahori, mantan pejabat Kemenhub sekaligus Direktur Utama media Detiksumsel.com.Ketua Harian KDSS, Hadi Prayogo, menambahkan bahwa komunitas ini terbuka bagi doktor maupun magister yang ingin bergabung. “Para doktor jadinya tidak hanya berkecimpung dalam dunia akademisi, pemerintah, dan profesional saja, tapi lebih bisa bermanfaat bagi masyarakat Sumatera Selatan,” ujarnya.
Harapan KolaborasiDewan Pakar KDSS, Dr. Ir. Ibnu Aziz MT Ars, yang juga Wakil Rektor Universitas Tridinanti, menilai KDSS sebagai forum tepat untuk memperkuat kolaborasi antar doktor. “Jika para doktor di Sumatera Selatan berkolaborasi tentu akan menciptakan hal besar. Karena doktor adalah jenjang pendidikan tertinggi, tentu wawasannya juga bagus untuk Sumatera Selatan,” katanya.Silaturahmi KDSS bersama Herman Deru berlangsung hampir dua jam, diselingi obrolan santai dan cerita perjalanan politik sang gubernur. Rencana politik Deru akan ditulis dalam liputan berikutnya.







