Sumatera Selatan Pecahkan Rekor Dunia Lewat Webinar Guru Belajar

0
47

Langkah Berani Menuju Indonesia Emas 2045

PALEMBANG, LogikaIndonesia.Com – Sabtu, 20 September 2025, Sumatera Selatan mencatatkan sejarah baru dalam dunia pendidikan Indonesia. Di bawah kepemimpinan Gubernur Dr. H. Herman Deru, provinsi ini berhasil memecahkan rekor dunia melalui pelaksanaan Webinar Guru Belajar AI (Artificial Intelligence) sebuah inisiatif monumental yang menggabungkan semangat literasi, teknologi, dan penguatan kapasitas guru di era digital.

Webinar ini bukan sekadar pelatihan daring. Ia menjadi simbol transformasi pendidikan, bukti nyata bahwa Sumatera Selatan tidak hanya mengikuti arus global, tetapi berani menjadi pelopor. Dengan total 25.000 guru peserta dari berbagai jenjang pendidikan, acara ini digelar secara hybrid: 500 guru hadir langsung di Griya Agung, sementara 24.500 lainnya bergabung melalui Zoom dari berbagai penjuru negeri.

Sambutan Gubernur Teknologi Harus Dikendalikan, Bukan Mengendalikan

Dalam sambutan pembukaannya, Gubernur Herman Deru menegaskan pentingnya peran guru dalam menghadapi era kecerdasan buatan. “Saya mendukung penuh acara ini karena menyangkut peningkatan kualitas guru di era modern. Kita harus menjadi pihak yang mengendalikan teknologi, bukan menjadi korbannya,” ujarnya tegas.

Ia juga mengingatkan agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti di peserta, tetapi ditularkan kepada sesama guru dan siswa. “AI adalah ilmu baru yang harus dipelajari agar kita bisa menyesuaikan diri dengan masa depan,” tambahnya.

Materi AI dan Kehadiran Para Pakar Nasional

Webinar ini menghadirkan para pakar terkemuka di bidang AI dan pendidikan, di antaranya Dr. Dwi Sunu W. Pebruanto, S.Pd., M.Ed., Ph.D., pakar kurikulum dan teknologi pendidikan, serta John Alan Ketaren, S.T., M.M., PSM., ICP., pakar AI dan kreativitas. Mereka membawakan materi tentang konsep dasar AI dalam pendidikan, inovasi kurikulum di era digital, serta pengembangan kreativitas guru.

Tak ketinggalan, motivator internasional James Gwee dan Johannes Taruna turut hadir memberikan semangat dan perspektif global tentang pentingnya literasi teknologi bagi tenaga pendidik.

Verifikasi Rekor Dunia oleh Guinness World Records

Yang membuat acara ini semakin istimewa adalah kehadiran langsung perwakilan Guinness World Records (GWR): Austin dari Jepang dan Yonathan dari Indonesia. Mereka bertugas memverifikasi pencapaian luar biasa ini. Dari 25.000 guru yang mendaftar, sebanyak 17.853 melakukan daftar ulang untuk mengikuti Zoom, dan 12.003 guru berhasil menyelesaikan kuis sebagai bukti pemahaman materi.

Setelah proses verifikasi yang berlangsung hingga pukul 14.00 WIB, Austin secara resmi mengumumkan bahwa Sumatera Selatan berhasil memecahkan rekor dunia untuk kategori Webinar Guru Belajar AI dengan peserta terbanyak yang aktif mengikuti dan memahami materi.

Plakat penghargaan diserahkan kepada Kadis Kominfo Sumsel Rika Efianti dan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Mondiyaboni. Sementara Gubernur Herman Deru, yang telah bertolak ke Lampung untuk agenda lain, menyampaikan apresiasinya melalui Zoom.

Sejalan dengan Visi Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Webinar ini tidak berdiri sendiri. Ia menjadi bagian dari gerakan besar menuju Indonesia Emas 2045, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam penguatan SDM, pendidikan, dan teknologi. Program ini juga mendukung kebijakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait integrasi kurikulum AI dan coding di sekolah mulai tahun ajaran 2025.

Para guru dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, MI, MTs, hingga MA mendapatkan materi yang relevan dan aplikatif, sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan di era kecerdasan buatan.

Hadiah untuk Para Pahlawan Pendidikan

Setiap peserta webinar mendapatkan E-Certificate Nasional, AI Education Pack, akses premium ke platform Parentsafe.asia, serta pengakuan sebagai bagian dari rekor dunia. Webinar ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Literasi Internasional, dengan sponsor tunggal Bank Sumsel Babel dan dukungan media dari Detik Sumsel, Tribun Sumsel, dan Palembang Info.

James Gwee menyebut bahwa Sumsel telah menunjukkan kepemimpinan yang visioner. “Ini akan menjadi legacy Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemimpin lainnya untuk Sumatera Selatan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini