Semangat Baru di SMAN 6 Palembang Lewat Program Makan Bergizi Gratis

0
55

 

PALEMBANG,LogikaIndonesia.Com — Di tengah riuh rendah suara pelajar yang memenuhi halaman SMA Negeri 6 Palembang, ada satu pemandangan yang berbeda dari biasanya. Ratusan siswa tampak berbaris rapi, wajah mereka memancarkan antusiasme dan rasa penasaran. Hari itu, Rabu (1/10), menjadi tonggak awal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, sebuah inisiatif nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi dan konsentrasi belajar pelajar di seluruh Indonesia.

Sejak pukul 10.00 WIB, area distribusi makanan yang telah dikelompokkan berdasarkan jenjang kelas mulai dipadati siswa. Panitia sekolah dan dewan guru yang bertugas tampak sigap mengarahkan jalannya pembagian agar tetap tertib dan lancar. Menu hari pertama—nasi, ayam katsu, tumis buncis dan wortel, serta potongan semangka dan melon—disambut dengan sorak gembira. Bukan hanya karena rasanya yang lezat, tetapi karena kehadirannya menjadi simbol perhatian negara terhadap masa depan mereka.

Sebagai Fondasi Prestasi

Kepala SMAN 6 Palembang, Fir Azwar, S.Pd., M.M., menyambut program ini dengan penuh semangat. Ia meninjau langsung proses distribusi sambil berbincang dengan siswa dan guru. “Ini adalah langkah positif untuk memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang cukup. Gizi yang baik adalah fondasi utama bagi konsentrasi dan prestasi belajar. Kami berkomitmen penuh untuk menyukseskan program ini,” ujarnya.

Pernyataan tersebut bukan sekadar formalitas. Di baliknya, ada kerja keras yang telah dilakukan oleh pihak sekolah untuk mempersiapkan pelaksanaan program ini. Mulai dari koordinasi dengan dinas pendidikan, penataan logistik, hingga konsultasi dengan ahli gizi untuk memastikan bahwa menu yang disajikan benar-benar memenuhi standar kecukupan nutrisi siswa.

Suara dari Bangku Sekolah

Bagi para siswa, program ini membawa angin segar. Carissa, siswi kelas XI, mengaku sangat terbantu. “Program ini sangat membantu kami, jadi tidak perlu khawatir lagi soal makan siang dan uang jajan bisa ditabung untuk keperluan lain. Makanannya juga enak dan gizinya lengkap,” tuturnya sambil tersenyum.

Komentar Carissa mencerminkan harapan banyak pelajar yang selama ini harus mengatur sendiri kebutuhan makan siang mereka, sering kali dengan pilihan yang kurang sehat atau bahkan melewatkannya sama sekali. Dengan adanya program ini, mereka tidak hanya mendapatkan makanan bergizi, tetapi juga rasa aman dan nyaman untuk belajar.

Menu yang Bervariasi, Dampak yang Berkelanjutan

Pihak sekolah menjamin bahwa menu yang disajikan setiap harinya akan bervariasi dan telah dikonsultasikan dengan ahli gizi. Variasi ini penting bukan hanya untuk mencegah kebosanan, tetapi juga untuk memastikan bahwa siswa mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang. Sayuran, protein, buah, dan karbohidrat akan terus hadir dalam piring mereka, membentuk kebiasaan makan sehat yang diharapkan bisa terbawa hingga masa dewasa.

Lebih dari sekadar program makan siang, inisiatif ini adalah investasi jangka panjang. Gizi yang baik berkontribusi langsung terhadap daya tahan tubuh, konsentrasi belajar, dan prestasi akademik. Dalam jangka panjang, hal ini dapat mempersempit kesenjangan pendidikan dan kesehatan antar wilayah, terutama bagi siswa dari keluarga yang kurang mampu.

Harapan di Balik Sajian

Hari pertama Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 6 Palembang bukan hanya tentang makanan. Ia adalah simbol harapan, perhatian, dan komitmen bersama untuk menciptakan ruang belajar yang lebih sehat dan inklusif. Di balik nasi dan ayam katsu, tersimpan cerita tentang masa depan yang ingin dirawat dengan penuh cinta.

Dengan semangat gotong royong antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, program ini diharapkan dapat terus berjalan konsisten dan menjadi model bagi sekolah-sekolah lain. Karena di balik setiap piring yang tersaji, ada mimpi-mimpi yang sedang tumbuh—mimpi tentang generasi yang sehat, cerdas, dan siap membangun negeri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini