Bank Sumsel Babel, Color Run, dan Galeri
LogikaIndonesia.Com- Deru langkah kaki ribuan peserta Sembawa Color Run 2025 berpadu dengan gelak tawa, semburat bubuk warna, dan semangat kebersamaan yang memenuhi kawasan Pusat Penelitian Karet (PPK) Sembawa, Kabupaten Banyuasin. Namun, di balik riuh olahraga dan festival rakyat itu, terselip pesan yang lebih dalam komitmen jangka panjang terhadap pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Di momentum inilah Bank Sumsel Babel menegaskan perannya sebagai bank pembangunan daerah, tidak hanya melalui layanan keuangan, tetapi juga lewat pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) yang menyentuh langsung denyut ekonomi dan sosial masyarakat. Partisipasi aktif Bank Sumsel Babel dalam Sembawa Color Run 2025 bukan sekadar dukungan acara olahraga, melainkan bagian dari strategi CSR terintegrasi yang menggabungkan gaya hidup sehat, ruang publik, dan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kolaborasi Olahraga dan Pemberdayaan Ekonomi
Sembawa Color Run 2025 menjadi contoh bagaimana sebuah kegiatan olahraga dapat menjelma menjadi ruang kolaborasi lintas sektor. Bank Sumsel Babel menggandeng Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Pusat Penelitian Karet untuk menghadirkan kegiatan yang bukan hanya meriah, tetapi juga bermakna.
Antusiasme peserta mulai dari pelajar, komunitas lari, hingga keluarga mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat. Nilai ini sejalan dengan semangat keberlanjutan yang terus didorong Bank Sumsel Babel, bahwa pembangunan manusia dan ekonomi harus berjalan beriringan.
“CSR tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ia harus memberi dampak nyata dan berkelanjutan,” menjadi benang merah dari keterlibatan Bank Sumsel Babel dalam kegiatan ini.
Galeri Sang Pesirah: Ruang Baru bagi UMKM Lokal
Puncak makna sosial dari rangkaian kegiatan tersebut ditandai dengan peresmian Galeri Sang Pesirah, sebuah ruang publik sekaligus pusat aktivitas UMKM yang berlokasi di kawasan Pusat Penelitian Karet Sembawa, tepat di samping ATM Bank Sumsel Babel.
Galeri ini dirancang sebagai ruang santai, tempat interaksi masyarakat, dan yang terpenting, wadah promosi serta pengembangan produk UMKM lokal. Dengan penyediaan space dan lapak usaha, Galeri Sang Pesirah diharapkan menjadi simpul ekonomi baru yang mampu menghubungkan pelaku usaha kecil dengan pasar yang lebih luas.
Peresmian Galeri Sang Pesirah dihadiri langsung oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., Kepala Pusat Penelitian Karet Dr. Suroso Rahutomo, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan kuatnya komitmen bersama dalam membangun daerah melalui kolaborasi yang saling menguatkan.
CSR sebagai Investasi Sosial Jangka Panjang
Pjs Direktur Utama Bank Sumsel Babel dalam sambutannya menegaskan bahwa CSR bukanlah pengeluaran semata, melainkan investasi sosial jangka panjang. Menurutnya, pembangunan Galeri Sang Pesirah merupakan langkah strategis untuk menciptakan ruang produktif yang memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Dengan menyediakan ruang, akses, dan dukungan yang tepat, kita membantu mereka tumbuh dan berdaya saing,” ujarnya.
Integrasi antara ruang publik, fasilitas perbankan, dan pusat UMKM di kawasan PPK Sembawa menjadi model pendekatan CSR yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Tidak hanya mendukung transaksi ekonomi, tetapi juga menciptakan ekosistem yang mendorong interaksi sosial, inovasi, dan kemandirian ekonomi.
Meneguhkan Peran Bank Pembangunan Daerah
Melalui Sembawa Color Run 2025 dan peresmian Galeri Sang Pesirah, Bank Sumsel Babel kembali menegaskan identitasnya sebagai bank yang hadir di tengah masyarakat. CSR yang dijalankan tidak berdiri sendiri, melainkan selaras dengan agenda pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kualitas hidup, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga pembangunan berkelanjutan.
Ke depan, Bank Sumsel Babel berkomitmen untuk terus mengembangkan program CSR yang relevan dan berdampak, tidak hanya di Sumatera Selatan, tetapi juga di Kepulauan Bangka Belitung. Dari lintasan lari penuh warna hingga lapak-lapak UMKM di Galeri Sang Pesirah, Bank Sumsel Babel merajut benang keberlanjutan menghubungkan kesehatan, ekonomi, dan masa depan masyarakat daerah.







